Klise

Nobody panics when things go “according to plan” even if the plan is horrifying. If tomorrow I tell the press that, like a gangbanger will get shot or a truckload of soldiers will be blowing up nobody panics. Because it’s all part of the plan. But when I say that one little old mayor will die, well, then, everyone loses their minds. (Joker, The Dark Knight)

joker batman

Batman and Joker, The Dark Knight. Pict: etsy

 

Situasi mengalir aneh di September. Negeri ini seperti tengah mengalami ujian tersulit yang nyaris berulang. Publik, bisa anda salah satunya, hanya bisa menutup wajah dengan telapak tangan dan berharap ujian kali ini bisa berjalan dengan lancar.

Ujian pembuka diawali dari ajakan seorang jenderal menonton film Pengkhianatan G30S/PKI. Dalam pandangannya generasi muda saat ini harus tahu betapa berbahayanya paham komunisme yang pernah berada di puncak era revolusi. Tak boleh ada orang yang lupa. Generasi milenial, dari Y sampai Z mesti tahu kalau dulu ada jenderal yang dibantai oleh partai politik. Warisan terbesar Orde Baru, yaitu film G30S harus dirawat. Nyatanya, kini warisan itu jadi senjata efektif untuk memberikan kesan pertama ihwal bagaimana kita seharusnya memandang dan memperlakukan komunisme. Publik pun terbelah.

Jeda. I’m learning to walk again. I believe I’ve waited long enough. Where do I begin? (Walk, Foo Fighter)

Di lembar berikutnya ada rasuah. Panggung drama Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki masa akhir kerjanya yang berdurasi 60 hari. Kelahiran Pansus dituding berasal dari hubungan gelap dan penuh intrik. Terkesan dipaksakan dan akan dijadikan alat melemahkan KPK. Dalam hal ini, publik nampaknya mempunyai jawaban yang sama.
Masih di lembaran soal yang sama. Tersangka korupsi KTP elektronik yang merupakan ketua parlemen mencoba menipu peserta ujian dengan mengaku sakit. Bila publik jernih melihat, pengakuan sakit sebenarnya tidak keluar dari mulut dokter. Orang-orang terdekat tersangkalah yang membentuk opini. Sebuah foto pria yang sedang berbaring dan nampak kepayahan bernafas mencoba memperkuat. Tapi tak ada yang percaya dengan itu semua.

Lantas jelang akhir pekan, sidang prapreadilan yang dilakoni sang ketua parlemen pun mencapai kesimpulan. Status tersangkanya dibatalkan oleh hakim. Ah, lagi-lagi publik tidak terkejut. Seolah semua orang sudah tahu bagaimana skenario akan berjalan, jadi tidak perlu panik. Seperti kata Joker, situasinya berjalan sesuai rencana meski mengerikan sekalipun. Kita cukup berkicau di media sosial dan membuat tagar satire.

Jeda. Where the streets have no name. We’re still building and burning down love. And when I go there. I go there with you (Where the streets have no name-U2)

Dari atas balkon setinggi empat meter. Di salah satu gedung markas besar tentara nasional. Seorang jenderal kembali mengingatkan betapa bahayanya komunisme. Namun setelah hari itu bukan soal ketakutan kebangkitan hantu Komunis yang menjadi ujian publik. Dari media sosial sang jenderal bersuara akan ada pembelian 5.000 senjata ilegal di luar institusi militer. Entah apa yang ada dibenaknya. Satu hal yang pasti, negara jadi gaduh.

Teringat dialog Joker dengan Harvey Dent di Batman The Dark Knight, publik tidak akan panik jika seseorang memberitahu sedang/berencana membuat teror. Tak peduli bila teror itu bakal memakan banyak korban. Saya pun tidak merasa panik atau kaget ketika sang jenderal membuka informasi intelijen meski (mungkin) ditambah bumbu sana-sini. Namun publik yang mendengarkan rekaman tanpa mengetahui konteks terlihat berimajinasi terlalu jauh. Di era keterbukaan informasi, imajinasi dan media sosial merupakan dua elemen yang efektif menciptakan keresahan.

Jeda. If everything could ever feel this real forever. If anything could ever be this good again. (Everlong, Foo Fighter)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s