Pikiran

Tantangan terberat bukan apa yang ada di depan kita, tapi yang ada dalam pikiran (Aristoteles)
Ada yang beranggapan pikiran mempunyai kekuatan yang lebih besar dari pada tindakan. Ungkapan itu bukan berarti sikap atau tingkah laku kalah bermakna dibanding akal. Dalam keadaan normal biasanya orang akan memilih berpikir dulu sebelum bertindak. Dari akal lahirlah pergerakan.

Saya membayangkan kekuatan pikiran ada pada sosok Professor Xavier dalam film X-Men. Meski tak punya kekuatan sehebat Wolverin yang bisa memulihkan diri dari berbagai luka fisik atau sekuat Magneto yang sanggup mengangkat jembatan, tapi Prof Xavier merupakan pemimpin bagi para mutan. Duduk di atas kursi roda, dia bisa menyatukan manusia mutan sekaligus membangun sekolah.

Itu baru satu kelebihannya, dalam hal ini adalah pikiran. Kelebihan utamanya ialah ia bisa mengetahui semua yang dirasa manusia di bumi lewat pikiran. Prof Xavier juga bisa mengendalikan lawan, situasi bahkan waktu dalam kondisi tertentu. Lebih jauh, ia bisa membaca masa depan.

Memang sih itu cuma film. Namun dalam kehidupan nyata kita pun mengerti kalau akal merupakan pembeda antara manusia dengan binatang. Akal yang disebut-sebut sebagai terminal pikiran manusia punya kedudukan lebih tinggi dibanding fungsi organ lainnya. Tanpa tangan, manusia masih bisa hidup normal. Tapi tanpa akal, kita menyebutnya gila.

think economist com

economist.com

Ungkapan Aristoteles di atas mengandung pesan yang jelas, buat saya sih khususnya. Kondisi psikologis, mental, kejernihan pikiran merupakan panglima dalam situasi tertentu. Filusuf Yunani itu seolah menyatakan kalau realitas yang kita hadapi bukan masalah besar bila kita bisa mengendalikan pikiran dengan baik.

Dalam banyak kasus bisa kita temui orang-orang yang salah bertindak biasanya sudah salah sejak dalam pikiran. Sehingga bukan solusi yang didapat malah justru masalah baru yang didapat. Tak sedikit pula masalah bisa selesai cukup dengan mengubah cara berpikir kita. Hal ini berbeda dengan konsep pasrah. Mengubah perspektif, cara pandang atau berpikir, ternyata bisa juga mengubah tantangan yang ada di depan mata.

Palmerah, 26 Mei 2016

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s