Jokowi, Dari Skripsi Hingga Kerjaan

Dari dulu mau nulis soal judul di atas tapi tertunda terus. Banyak alasannya. Mulai dari gak sempat sampe gak sempet. Intinya sih malas. Lucu sebenarnya kalau mikirin soal Jokowi dan kerjaan (sekarang gue kerja di Tempo). Keduanya serba membingungkan. Lebih bingung daripada ibu yang menjual ketoprak sama gado-gado dalam satu grobak yang sama.

Pasalnya, hari ini gue harus mengalami Jokowi dan kerjaan dalam satu waktu. Gak pernah terpikirkan sebelumnya kalau gue bisa meniti karir di sebuah kantor media besar dan punya perjalanan yang panjang serta ternama seperti Tempo. Sejak kuliah lalu lulus dan sempat menganggur, gak terlintas atau membayangkan bisa kerja di Tempo. Tapi takdir berkata lain. Dan lebih gak terlintas lagi ketika gue kerja di Tempo mesti meliput dan ngikutin seharian penuh Jokowi.
Jadi begini ceritanya.

Suatu ketika, di siang hari yang nanggung, tanpa sengaja gue menemukan majalah Tempo tergeletak di kamar kosan temen. Waktu itu gue masih kuliah dan sedang menjadi tema skripsi. Udah banyak tema skripsi yang berseliweran di kepala. Tiba-tiba tema kepemimpinan menjadi topik yang menarik. Kebetulan pula Tempo mengangkat soal edisi khusus 10 kepala daerah terbaik versi mereka. Rasanya sih kurang pas kalau gue pake kata kebetulan, hehehe.

So, jadi itu Majalah Tempo edisi 10 kepala daerah terbaik gue jadiin tema skripsi. Intinya sih, mau melihat bagaimana Tempo mengemas 10 kepala daerah itu. Seperti apa sih seorang pemimpin di mata Tempo. Semuanya punya satu kesamaan. Bebas korupsi. Satu hal itu yang paling mencolok.

Nah, dari 10 kepala daerah yang diangkat Tempo, satu diantaranya ada Wali Kota Solo Joko Widodo. Gue pakai bukunya Rhenald Kasali buat ngebedah tipe-tipe dari 10 karakter kepemimpinan 10 kepala daerah versi Tempo . Joko Widodo yang lebih dikenal Jokowi masuk kategori pemimpin OCEAN alias Openness to experience, Conscientiousness, Extroversion, Agreeableness, dan Neuroticism. Panjang nih kalau gue jelasin lagi. Itu sama aja gue nulis ulang skripsi.

Intinya sih Jokowi itu pemimpin yang berorintasi pada hubungan, egaliter dan fokus pada hasil. Sikap egaliter dan fokus pada hasil ini yang menurut gue yang membuat dia kurang nyaman dengan birokrasi. Waktu membuka Musrenbang kemarin, dia minta ke jajaran agar berorientasi hasil. Prosedur bisa menyesuaikan. Kira-kira begitulah kisah kali pertama gue mengenal Jokowi. Lewat Majalah Tempo yang selanjutnya gue jadiin modal buat ngambil gelar sarjana.
Tahap selanjutnya gue lulus. Standarlah kalau melihat temen-temen yang lain, yaitu lima tahun. Berikutnya gue mesti menjalani status sebagai pengangguran selama tujuh bulan. Sampai akhirnya Metro Tv memecahkan telor status gue sebagai pengangguran. Oia, sebelumnya gue pernah menjalani tes dan seleksi buat jadi calon reporter di Tempo tapi gagal. Sejak itu gue kubur dalam-dalam profesi menjadi wartawan. Sebelum Tempo, gue udah coba media lainnya dan belum rezeki.

Okei, singkat cerita Tempo kembali menawari gue buat gabung ketika gue udah menjalani bulan kesembilan di Metro Tv. Ya, gak ada salahnya gue coba. Siapa sih yang gak mau gabung sama media bonafid dan punya nama.

Singkat cerita gue masuk ke Tempo. Parkir di desk Metro. Kemudian Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Dengan pemenang Jokowi dan Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama. Kemudian, berlabuhlah gue di Balai Kota meliput segala rupa Jokowi dan Jakarta beserta persoalannya.
Gak seperti di tempat lainnya, sejauh ini gue tahu kalau kebersamaan gue sama Jokowi cuma sebulan saja. Mengingat gue bakal parkir di desk lain. Setidaknya, Allah udah ngasih gue kesempatan buat meliput objek penelitian skripsi. Sejauh ini apa yang ada di teks skripsi nyata dilakukan sama Jokowi. Satu kata yang mewakili adalah blusukan. Mestinya itu jadi simpulan skripsi gue di akhir kata pengantar, hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s